Tampilkan postingan dengan label kesepian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesepian. Tampilkan semua postingan

Rindu dan sepi

Kesepian dan kerinduan adalah dua sisi mata uang yang sama. Begitu kata Jostein Gaarder dalam putri Sirkus-nya. Aku percaya dan setuju. Ketika rindu itu datang, kesepian akan menyapa dengan lembut. Namun, mereka berjanji untuk berkunjung. Lihatlah rindu, ia berani menunjukkan diri secara terang-terangan, mengutip kata dalam kehidupan sehari-hari nya. Berbeda dengan kesepian. Datang dengan diam, duduk di sudut ruangan dengan tangan dan kaki terdekap. Kasihan sepi ini. Bukan ia tak ingin menampakkan diri, tapi hadirnya selalu dibenci

berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...