Kepingan itu hilang lagi. rasanya makin berkurang dari hari ke hari. Entah kepada siapa pesan akan dikirimkan. Surat sudah menumpuk sejak ribuan tahun yang lalu. kemaren berkata tidak, karena saya tidak bisa berkata iya. ah, malasnya, sebal terhadap diri sendiri. Permainan ini persoalan hati. Entahlah, banyak yang buram. Semakin hari semakin sakit dan hilang rasa percaya diri. Ini akan beujuuke nistaan atau pada hal bahagia? Semalam semakin parah, luka kecil tergores ulang.
Tampilkan postingan dengan label malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malam. Tampilkan semua postingan
Malam kemaren
![]() |
| f/istimewa |
Aku berharap arti lain
menjelaskan satu dua angan
Tentang resah kemaren malam
Bersama hembusan angin buram
Aku menanti ilham lagi
Menjawab duka putaran roda
Ditengah malam melaju sepi
Sepanjang apa yang ada
Aku inginkan kata
Penjawab angin yang pasti
Malam gelap bersama api
Tersisa sendiri dibalik hati
berani menulis bukti berkarya
Langganan:
Postingan (Atom)
berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...
-
Berhenti lelah. Sekarang bukan saatnya bermanja-manja. Ini sulit. Ya sangat Suli. Belum lebih dari 7 hari dalam seminggu, aku sudah menyerah...
-
Hujan sore ini membawa pulang kenangan kemaren Segores luka kembali terbuka Menganga lebar Hai hujan sore ini Kenapa engkau baw...
-
Entah namanya serakah atau serapah Belum genap 6 bulan Bahkan kartu merah belum ditangan Resah Lelah Ah, sudah lah Pandemi lari ia berhambur...
