Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan

Aku

Ini berawal dari seorang teman menanyakan apa sebenarnya yang aku inginkan. Ia berpendapat, aku adalah pribadi yang tertutup, jarang bergaul dengan sesama. Berkali-kali ia menanyakan tipe teman seperti apa yang aku ingin dekati. Pasnya, tipe apa yg bisa menjadi teman baikku.
Sebenarnya, aku tahu maksut perkataannya. Aku adalah orang yang tidak bisa berbagi kepada siapapun. Bahkan, terkadang sikapku menunjukkan antisosial, tidak mau bergaul dengan teman dan pilih-pilih dalam berteman.
Aku bukan tipe yang sulit diajak berbicara. Sekali sudah terbuka, ribuan kata akan meluncur tanpa henti, hingga pendengar jenuh dan kesal. Masalah yang aku punya, tak semua orang ku izinkan menjadi pendengar ku. Aku akan memilih yang aku sukai saja.
Aku tahu ini pribadi introvert. Aku tidak ingin mengubahnya, agar kalian tahu, susahnya mendapatkan aku ketika itu telah kau lepas

Meneriman

Satu kata baru yang aku pelajari hari ini, dari seorang teman yang kerap hadir sebagai guru. Kata menerima. Bukan berbicara seberapa tinggi pangkat yang akan kau sandang. Bukan pula seberapa banyak pujian yang melekat pada pundak kecil manusia. Hari ini berbincang tentang seberapa berani engkau menerima kegagalan yang tidak direncanakan. Ketika suatu hal terjadi diluar kendali, seberapa tabah engkau menerima dan tetap berjalan teguh di atasnya. Ketika cita tak tercapai, seberapa besar keinginan yang tertinggal untuk tetap melanjutkan nya dan menerima apapun hasil nanti.
Kata hari ini tentang menerima. Seberapa sanggup engkau bersanding dengan kalimat ini.

Terima kasih teman guru

berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...