Lagi tiga

Aku memulai sekali lagi
Perjalanan panjang dengan hati
Aku salah
Seharusnya aku pergi pulang
Meringkuk di balik kandang

Tak sengaja aku mengulang
Sebenarnya tak pernah aku terbayang kenangan ini
Aku ingin memekik ringkih
Karena aku lemah sendiri

Ah... Seharusnya aku pergi pulang
Lihatlah sekarang, aku bingung di pertengahan malam
Masih berkutat dengan gigi
Mencari arti kata mati

Aku rindu satu dua tangga
Kembali ingin menepaki terjal samudra
Di bawah kata hitam dari hati

Aku rindu putaran roda
Saat malam bergulir di jalannya

Aku rindu
Dan aku hanya rindu

Baca

Saya hanya mencoba membaca... Apa yang saya temukan adalah pengetahuan

Uni

Ia tidak banyak. Hanya dua dari empat. Beranjak dewasa bersama, meski pernah terpisah dua tiga kali. Ia tidak kecil. Berukuran sedang jika dibanding. Pergi bermain berdua, meski kadang pulang sendiri

Air terjun

Terkadang mengikuti aliran sungai itu sakit. Banyak batu yang siap menghadang. Terjatuh dari ketinggian tebing. Banyak mata memandang senang, kita air mengalir jatuh. Semakin tinggi tebing yang terhampar, semakin keras sorakan ramai. Mereka hanya tahu air terjun itu indah. Terjatuh dengan damai mengalir ke bawah. Adakah yang merasakan sakit jatuh sang air?

Kata


Image result for kartun pria
f/istimewa

Sebuah harga mati untuk kata keluarga
Berhenti pada titik keluar lubang
Membalik badan kata malas
Hilang khayal sekarang dan nanti
Kata keluarga pria jangkung
Masuk dalam kotak tua pada peti
Tangga ke-seribu bukti mata
Pria jangkung berwarna merah
Bersandar pada dinding lumut mati
Menghela nafas dua tiga
Tersenyum tipis di akhir kaki
Pria jangkung berwarna hati
 




berani menulis bukti berkarya

Malam kemaren


Image result for malam
f/istimewa



Aku berharap arti lain
menjelaskan satu dua angan
Tentang resah kemaren malam
Bersama hembusan angin buram

Aku menanti ilham lagi
Menjawab duka putaran roda
Ditengah malam melaju sepi
Sepanjang apa yang ada

Aku inginkan kata
Penjawab angin yang pasti
Malam gelap bersama api
Tersisa sendiri dibalik hati


 

berani menulis bukti berkarya

berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...