Jendela

Dari jendela lantai 3
Tidak ada yang nyata
Jangan menangis hanya karena getaran kecil
Mendengkur lah jika marah

Kesal

Tingkah seseorang tidak pernah bisa ditebak. Ia baik, jika dilihat dari satu sisi. Tapi, tidak menutup kemungkinan ia akan berubah menjadi makhluk yang paling jijik dimatamu. Mungkin ini hanya halusinasi bagi pengagum yang kesepian. Ia hebat dengan segudang prestasi dan kesuksesan yang gemilang. Tak ada yang dapat menyangka, ia jadikan itu alasan untuk menekan ketidakmampuan seseorang. Kecewa. Mungkin kata kecewa pas diletakan di sini sekarang. Atau rasa kagum yang keterlaluan dan tidak berbalas. Tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Semua khayalan berawal sendiri. Mungkin lagi, salah diri yang terlalu memujinya dan ketika ia salah diri tak mampu menerima. Tidak usah kaji siapa yang salah lagi. Cukup sampai di sini. Berhenti menanam bibit baru tanda kagum, suka atau apapun namanya itu. Ini harus jadi kali terakhirku.

Puisi

Aku tak berniat membuat puisi galau
Ketika porak poranda menghantam negeri
Mereka mengais sampah mencari rezeki
Atau mengasah minta nasi

Aku tak berniat membuat puisi cinta
Saat cinta itu tak pernah ada
Walaupun hanya sebatas luka
Tapi ia tak pernah ada

Aku tak berniat berlama-lama
Biar berhenti sampai di sini
Ucapkan saja selamat tinggal
Lalu pergi

Dia

Ya, kepalaku memang sakit
Mungkin karena rintik hujan yang datang tadi malam
Tak perlu dijelaskan rasa ngilu ini
Rinai malam tadi tahu bagaimana perihnya
Ini ngilu yang mana?
Malam ini ada dua ngilu
Anggap saja dua ngilu yang berbeda
Tak tahu mana yang lebih pedih
Karena rinai malam atau dia

Lagi

Sekali lagi aku salah mengartikan
Mungkin ini sudah berkali-kali
Tapi aku selalu mencari pembenaran yang memberhentikan
Aku tak pernah ada menurutku
Aku belum hadir dalam fikirmu
aku masih bermain di dunia fantasi ku

Malam ini aku tahu
Cahaya bulan yang bicara kepadaku

Penonton

Aku hanya seorang penonton
Memang boleh menghina
Boleh mencaci dan memaki
Bahkan aku boleh mengganti sinetron yang ada

Tapi aku lupa satu hal
Aku tak bisa merubah alur cerita
Mengganti pemeran sampingan menjadi utama
Aku hanya pengamatan yang bebas
Seharusnya aku sadar

Xx

Kembali aku kaji kata mampu
Mengulas sedikit dengan perhatian
Apa penyebab ia hadir dalam ucapan

Ia aku mampu karena mampu
Bolehkan aku mampu saat aku tidak mampu?

berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...