![]() |
| Anggap saja ini tempat yang disebut taman syurga di UIN Imam Bonjol Padang, Sumtra Barat. |
Kesalahan
| Gebyar SKK Ganto UNP |
Ini cerita hampir setahun yang lalu. Mei menjadi saksi nyata tentang komintmen yang baru diukir di awal perjalanan. Berawal dari coba-coba semata, untuk mencari jati diri yang terpendam katanya. Tak pernah ukiran ini dikhususkan untuk memasuki pameran internasional. Hanya rasa penasaran yang membantu kaki melangkah dan menapaki jejak satu demi satu. Ingin mencari teman baru, kenalan baru, link atau apapun namanya untuk menyambung hidup di negeri orang yang nun jauh di rantau. Bahkan, dulu terbesit ini hanya menjadi tempat pelarian saja. sekedar tempat untuk alasan ketidakhadiran di kelompok yang menyebalkan. Namun sekarang beda, walaupun aku belum seutuhnya menemukan keaslian yang diincar di sini, aku akan tetap bertahan dan berkembang. Kata seorang teman, bertahan itu hal yang mungkin bisa dilakukan oleh orang umum, namun untuk berkembang, butuh kebijakan dan skill serta keyakinan. Entah ini stasiun yang lama untuk berhenti atau tidak, aku akan bertahan dan mencari apa yang hilang.
Mengulang Cerita lama
| Apakah senyumku terlihat dalam kegelapan cahaya? aku ingin kalian tahu, aku TERSENYUM. |
aku hanya ingin menjelaskan kembali apa yang engakau salah dalam mengerti. Ini bukan tetang perasaan yang lama terpendam dan tidak kesampaian. Jangan salah, ini bukan hari untuk itu. aku hanya akan menjelaskan sekali lagi apa arti getaran yang telah terjadi. bukan aku menjadi pengagum rahasia dengan catatan itu. kemarin, ketika pertanyaan itu muncul, aku tak bisa berkata akau punya. aku tak ingin ada kesalahan baru yang akan muncul dan memercikan dosa besar di dalam hati. mungkin, bukan denganmu, getaran itu milik yang lainnya. kuharap kau mengerti.
Seulah Kisah Aku
Aku dulu peenah
Aku pernah berharap menjadi dia dalam setiap tulisanmu. Menjadi rindu tempatmu pulang ketika lelah. Aku pernah sangat ingin hadir di balik jiwamu yang hangat. Di tempat kau meletakan satu kata yang bernama hati. Aku ingin, kotak itu hanya untuk aku seorang. Menjadi ratu dan raja dalam dirimu.
Setelah ku ingat lagi, itu hanya inginku dulu. Aku memang pernah ingin, tapi bukan keinginan sekarang yang harus terwujud
Suara yang Tak bersuara
| Jangan biarkan kenangan itu terhapus dengan air pantai yang tidak bersalah. tungggu saja akan kehening yang datang. |
Selain wartawan
Tidak hanya wartawan. Seharusnya semua mata harus jeli dalam menilai. Jangan pernah berat ke kiri atau ke kanan. Seharusnya imbang dan menunjukkan apa adanya. Sering kali, kita mendorong orang lain untuk menolong. Tapi, apa yang kita lakukan? Masih duduk santai di belakang meja. Manusia harus saling menasehati. Memang, aku pun setuju sekali. Sangat setuju. Tapi, tidak ada salahnya juga saling memperbaiki diri. Jika memang ingin membantu, silahkan angkat tangan dan ucapakan. "Ada saya, saya saja, saya mau." bagaimana??
berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...
-
Berhenti lelah. Sekarang bukan saatnya bermanja-manja. Ini sulit. Ya sangat Suli. Belum lebih dari 7 hari dalam seminggu, aku sudah menyerah...
-
Hujan sore ini membawa pulang kenangan kemaren Segores luka kembali terbuka Menganga lebar Hai hujan sore ini Kenapa engkau baw...
-
Entah namanya serakah atau serapah Belum genap 6 bulan Bahkan kartu merah belum ditangan Resah Lelah Ah, sudah lah Pandemi lari ia berhambur...
