Sekitaran pukul 11.33 tadi, aku mencoba
menghilangkan jenuh tugas yang menumpuk dengan menjejaki rak buku SKK ganto.
Membolak-balik satu tua tiga buku untuk mencari judul yang pas untuk menemani
jenuh siang ini. Hampir setengah jam, aku berdiam dalam salah satu buku novel
remaja menurutku. Bukan karena penulisnya remaja atau bagaiman, bagiku novel
yang membahas cinta dalam khayalan adalah novel remaja. Ketika si tokoh utama
mengagumi lelaki yang ia rasa tidak pantas atau sebanding dengannya yang
kemudian akan meminangnya secara langsung pada waktunya. Mungkin, sebagian
kalian tidak setuju dengan konsep ini, tapi bagiku tetap itulah kisah cinta
remaja. Bukan berarti aku menunnafikan bahwa hal itu indah dan ada di kehidupan
sehari-hari, tidak. Hanya saja bagiku hal itu adalah kisah cinta yang terlalu
sempurna dan tidak bisa didapat oleh sembarangan orang dan hanya hidup dalam
imajinasi remaja. Aku tidak menuntut kalian untuk setuju ataupun mendeoat
pendapatku, hanya saja itiu pandanganku.
Di sini aku ingin menyuarakan suara yang tak
bersuara ini. Entah kenapa, membaca buku itu hanya membuatku galau. Dari jenuh
pindah ke galau. Bukan karena aku juga memiliki kisah galau seperti itu. Tidak.
Hanya saja, galau saja.
Kemudian aku berfikir, apa penyebab galau ini?
apakah buku ini? cerita ini? atau hal lain yang tidak dapat ku lukiskan dalam
kata untuk kalian yang membaca. Entah lah. Mungkin ini hal yang tidak terlalu
penting. Aku hanya ingin menyampaikan “ AKU GALAU”
berani menulis bukti berkarya