Sahabat sebelah mengatakan, aku bukan takut jatuh cinta, Tapi takut patah hati, karena itu aku menutup hati.
Belakangan ini aku telah membuka sedikit celah. Ku izin kan rasa itu masuk secara perlahan. Aku yakin, pada saat itu, aku akan merasakan hal terbaik dari dia yang kini hilang. Aku mempercayai dia akan menghilangkan rasa takut pada diriku. Salah, dia hanya mengingatkan ku akan ketakutan itu harus ada. Tidak ada hiburan dan tawar-menawar. Kini aku akan menutup hati, tanpa terkecuali pada siapapun. Tidak, dia, dia, dan kamu.