Style fashion remaja saat ini
Oleh: Dwi Agustini



Style fashion ABG saat ini yang sedang beken adalah memakai hot pants, tank top, short dress dan pakaian-pakaian mini lainnya di luar rumah. Tidak hanya itu, remaja pun hobi memakai pakaian yang bermodel sobek-sobek, ketat dan transparan atau “you can see”. Mereka tak segan-segan memakai pakaian tidak senonoh itu untuk pergi jalan-jalan ke taman, mall, pasar dan bahkan saat menghadiri acara-acara penting lainnya. Tanpa merasa malu, mereka seolah-olah berlomba memakai pakaian terseksi yang bisa dikenakan.
kita bandingkan dengan remaja pada zaman sebelumnya, remaja laki-laki pada zaman sebelumnya kerap memakai celana panjang dan baju yang sopan. Namun, remaja laki-laki sekarang biasa memakai celana jeans yang pendek dan terkadang pun sobek-sobek, serta memakai kaos singlet di tempat-tempat umum. Begitu juga dengan remaja perempuan pada zaman sebelumnya yang kerap memakai baju dan celana atau rok yang tertutup, rapi dan sopan. Sedangkan, remaja zaman sekarang banyak yang memakai pakaian “you can see” yang sering kali tidak enak dipandang, kurang sopan dan memperlihatkan sisi tubuh mereka sendiri.
Terlepas dari cara berpakaian tersebut, di dalam agama terutama agama Islam, pakaian ynag terbuka tidaklah sesuai dengan etika dan norma yang berlaku. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-A’raf ayat 26 yang terjemahannya, “ Hai anak adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan ...”. nah, pakaian itu sendiri diciptakan untuk menutupi aurat bukan mengumbarnya. Memakai pakaian mini berarti telah mengumbar aurat yang seharusnya ditutupi dengan sebak-baiknya.
Tidak hanya itu, pakaian-pakaian mini ini juga menimbulkan banyak keburukan. Jika perempuan berpakaian mini maka laki-laki akan senang mengganggunya. Bahkan tidak sedikit kekerasan seksual yang terjadi disebabkan oleh tingkah dan gaya remaja yang tidak senonoh ini. Mengikuti perkembangan zaman bukanlah hal yang buruk jika kita dapat memfilter perkembangan tersebut.
Sebagai remaja penerus bangsa sudah sepantasnya kita memilih dan memilah perkembangan zaman. Bukan hanya mengikuti tren yang sedang ada dan melupakan etika dan norma yang berlaku.

berani menulis bukti berkarya aku tak menginginkan hal yang muluk menurutku sebenranya aku ingin menjadi pusat seperti dia mempunyai beribu ...